Sengketa Batas : 4,5 Km Masih Belum Diaspal Meski Sudah 18 Tahun.  Jalan, Orang Tiga Desa Kesal – Sengketa batas: 4,5 km masih belum diaspal bahkan setelah 18 tahun.  jalan, orang-orang dari tiga desa kesal
Charkhi Dadri

Sengketa Batas : 4,5 Km Masih Belum Diaspal Meski Sudah 18 Tahun. Jalan, Orang Tiga Desa Kesal – Sengketa batas: 4,5 km masih belum diaspal bahkan setelah 18 tahun. jalan, orang-orang dari tiga desa kesal

Kondisi jalan beraspal dari Nauswa hingga Khorda yang berlumpur.
– Foto: CharkhiDadri

mendengar berita

Charkhi Dadri. Karena sengketa perbatasan, jalan sepanjang 4,5 km dan lebar 33 kaki dari Nauswa ke Khorda belum diaspal bahkan setelah 18 tahun. Setengah dari jalan ini berada di bawah PD Dadri dan setengahnya lagi berada di bawah Jhajjar PD dan pedang tergantung pada konstruksi karena kurangnya koordinasi antara pejabat kedua kabupaten. Sudah sejak lama warga desa di tiga desa menuntut agar jalan ini diaspal, yang belum juga selesai. Di sisi lain, Badhra MLA Naina Chautala mengatakan bahwa masalah penduduk desa akan segera diselesaikan dan prosesnya sedang dalam proses.
Penduduk desa Paramjit, Anil, Naseeb, Subhash Chand, Ajit, Surendra dan Tehsildar Deepak Dhangad dll. mengatakan bahwa orang-orang dari tiga desa termasuk Nauswa dan Khorda melewati rute ini. Rute ini menghubungkan Nauswa tidak hanya ke Markas Dadri, tetapi juga ke Baghot Dham. Nauswa dan Chidiya Panchayats telah meloloskan proposal untuk pembangunan jalan ini dan telah lama menyerahkannya kepada pemerintah, tetapi bahkan setelah ini tidak ada tindakan nyata yang diambil. Penduduk desa mengatakan bahwa jalan ini menghubungkan desa-desa yang jatuh di ujung ekstrim distrik Dadri dengan distrik Jhajjar dan jalan itu tidak dapat dibangun bahkan setelah permintaan terus menerus selama 18 tahun terakhir. Dia mengatakan bahwa penduduk desa Nauswa dan Chidiya juga melewati rute ini untuk pergi ke ladang mereka dan untuk ini, sekitar 500 pengemudi melewati sini setiap hari. Selain warga, para pengendara juga mengalami kendala akibat lumpur di jalan yang belum beraspal.
Memorandum juga telah diserahkan ke MLA Naina
Sekitar sepuluh hari yang lalu, penduduk desa Chidiya dan Nauswa telah mengajukan sebuah memorandum kepada MLA Naina Chautala yang menuntut agar jalan tersebut diaspal. Dalam nota tersebut, permintaan dibuat agar jalan selebar 33 kaki ini diaspal oleh PWD. Jaminan positif diberikan kepadanya dalam hal ini oleh MLA.
Sekitar sepuluh hari yang lalu penduduk desa telah menyerahkan sebuah memorandum kepada saya tentang hal ini. Segera setelah itu, saya menginstruksikan pejabat PD untuk menyiapkan perkiraan. Departemen telah menyiapkan perkiraan empat crore 53 lakh dan mengirimkannya ke markas. Segera akan disetujui dan jalan akan diaspal.
Naina Chautala, MLA Badra

Charkhi Dadri. Karena sengketa perbatasan, jalan sepanjang 4,5 km dan lebar 33 kaki dari Nauswa ke Khorda belum diaspal bahkan setelah 18 tahun. Setengah dari jalan ini berada di bawah PD Dadri dan setengahnya lagi berada di bawah Jhajjar PD dan pedang tergantung pada konstruksi karena kurangnya koordinasi antara pejabat kedua kabupaten. Sudah sejak lama warga desa di tiga desa menuntut agar jalan ini diaspal, yang belum juga selesai. Di sisi lain, Badhra MLA Naina Chautala mengatakan bahwa masalah penduduk desa akan segera diselesaikan dan prosesnya sedang dalam proses.

Penduduk desa Paramjit, Anil, Naseeb, Subhash Chand, Ajit, Surendra dan Tehsildar Deepak Dhangad dll. mengatakan bahwa orang-orang dari tiga desa termasuk Nauswa dan Khorda melewati rute ini. Rute ini menghubungkan Nauswa tidak hanya ke Markas Dadri, tetapi juga ke Baghot Dham. Nauswa dan Chidiya Panchayats telah meloloskan proposal untuk pembangunan jalan ini dan telah lama menyerahkannya kepada pemerintah, tetapi bahkan setelah ini tidak ada tindakan nyata yang diambil. Penduduk desa mengatakan bahwa jalan ini menghubungkan desa-desa yang jatuh di ujung ekstrim distrik Dadri dengan distrik Jhajjar dan jalan itu tidak dapat dibangun bahkan setelah permintaan terus menerus selama 18 tahun terakhir. Dia mengatakan bahwa penduduk desa Nauswa dan Chidiya juga melewati rute ini untuk pergi ke ladang mereka dan untuk ini, sekitar 500 pengemudi melewati sini setiap hari. Selain warga, para pengendara juga mengalami kendala akibat lumpur di jalan yang belum beraspal.

Memorandum juga telah diserahkan ke MLA Naina

Sekitar sepuluh hari yang lalu, penduduk desa Chidiya dan Nauswa telah mengajukan sebuah memorandum kepada MLA Naina Chautala yang menuntut agar jalan tersebut diaspal. Dalam nota tersebut, permintaan dibuat agar jalan selebar 33 kaki ini diaspal oleh PWD. Jaminan positif diberikan kepadanya dalam hal ini oleh MLA.

Sekitar sepuluh hari yang lalu penduduk desa telah menyerahkan sebuah memorandum kepada saya tentang hal ini. Segera setelah itu, saya menginstruksikan pejabat PD untuk menyiapkan perkiraan. Departemen telah menyiapkan perkiraan empat crore 53 lakh dan mengirimkannya ke markas. Segera akan disetujui dan jalan akan diaspal.

Naina Chautala, MLA Badra

Posted By : pengeluaran hk mlm ini tercepat