Rekrutmen TNI Terkena Dampak Wabah Corona, Kata Pemuda – Pemerintah Harus Berikan Relaksasi Dalam Kondisi Usia
Hisar

Rekrutmen TNI Terkena Dampak Wabah Corona, Kata Pemuda – Pemerintah Harus Berikan Relaksasi Dalam Kondisi Usia

mendengar berita

Balsamand. Rekrutmen TNI semakin terdampak akibat wabah Corona selama dua tahun terakhir. Berkali-kali tanggal rekrutmen diperpanjang. Hal ini berdampak langsung pada persiapan para pemuda untuk rekrutmen. Jika pemuda-pemuda ini dapat dipercaya, maka pemerintah harus memberikan kelonggaran kondisi usia kepada para pemuda selama rekrutmen tentara, jika tidak batas usia harus ditingkatkan, yang akan menguntungkan para pemuda yang mempersiapkan rekrutmen tentara.
Mari kita ceritakan bahwa setiap tahun lebih dari 10 ribu pemuda mempersiapkan rekrutmen di berbagai pos di tentara. Dari jumlah tersebut, 1400 hingga 1500 pemuda direkrut menjadi tentara. Sejak krisis wabah Corona sudah membayangi selama dua tahun. Karena itu, proses rekrutmen tentara juga terpengaruh.
Ujian rekrutmen ditunda lagi dan lagi selama periode Corona. Berkali-kali tanggal ujian diperpanjang, karena usia kita juga pingsan. Pejabat yang lebih tinggi harus melakukan rekrutmen tentara sesegera mungkin. Kali ini mereka tidak harus kembali dengan tangan kosong. Akan datang hanya dengan kabar baik seleksi. – Sumit, Kirtan
Selama bertahun-tahun terakhir, bekerja siang dan malam untuk rapat umum perekrutan. Reli rekrutmen tentara tidak diadakan tepat waktu. Dalam situasi seperti itu, kantor perekrutan harus membuat ketentuan relaksasi setidaknya satu tahun, sehingga kita pemuda bisa mendapatkan pekerjaan dan kita bisa mengabdi pada negara. – Balraj, Shahpur
Pilkada juga digelar di tengah Corona. Kementerian dalam negeri juga harus mengizinkan rapat umum perekrutan tentara. Selama masa Corona, sekelompok kecil pemuda dapat dengan mudah dijalankan dengan membuat batch. Karena tidak ada rapat umum rekrutmen tentara tepat waktu, pemuda yang telah mempersiapkan dua-tiga tahun akan dipaksa untuk pergi ke karir lain. – Dinesh Sodhi, Siswala
Melewati perlombaan dalam rekrutmen sebelumnya, lagi dan lagi ujian rekrutmen tentara didorong ke depan. Sudah lama kita bekerja keras siang malam menunggu pemeriksaan, begitu tanggal pemeriksaan sudah dekat, ada larangan penambahan kasus corona. – Kuldeep, Siswala
Wabah corona berdampak pada semua orang. Proses rekrutmen tentara juga terlibat dalam hal ini. Usia persiapan kaum muda semakin meningkat dan rekrutmen tidak tepat waktu. Pemerintah harus mempertimbangkan ini.
– Kapten Charan Singh Malik, Presiden Negara Bagian, Organisasi Veteran India

Balsamand. Rekrutmen TNI semakin terdampak akibat wabah Corona selama dua tahun terakhir. Berkali-kali tanggal rekrutmen diperpanjang. Hal ini berdampak langsung pada persiapan para pemuda untuk rekrutmen. Jika pemuda-pemuda ini dapat dipercaya, maka pemerintah harus memberikan kelonggaran kondisi usia kepada para pemuda selama rekrutmen tentara, jika tidak batas usia harus ditingkatkan, yang akan menguntungkan para pemuda yang mempersiapkan rekrutmen tentara.

Mari kita ceritakan bahwa setiap tahun lebih dari 10 ribu pemuda mempersiapkan rekrutmen di berbagai pos di tentara. Dari jumlah tersebut, 1400 hingga 1500 pemuda direkrut menjadi tentara. Sejak krisis wabah Corona sudah membayangi selama dua tahun. Karena itu, proses rekrutmen tentara juga terpengaruh.

Di masa Corona, ujian rekrutmen ditunda lagi dan lagi. Berkali-kali tanggal ujian diperpanjang, karena usia kita juga pingsan. Pejabat yang lebih tinggi harus melakukan rekrutmen tentara sesegera mungkin. Kali ini mereka tidak harus kembali dengan tangan kosong. Akan datang hanya dengan kabar baik seleksi. – Sumit, Kirtan

Selama bertahun-tahun terakhir, bekerja siang dan malam untuk rapat umum perekrutan. Reli rekrutmen tentara tidak diadakan tepat waktu. Dalam situasi seperti itu, kantor perekrutan harus membuat ketentuan relaksasi setidaknya satu tahun, sehingga kita pemuda bisa mendapatkan pekerjaan dan kita bisa mengabdi pada negara. – Balraj, Shahpur

Pilkada juga digelar di tengah Corona. Kementerian dalam negeri juga harus mengizinkan rapat umum perekrutan tentara. Selama masa Corona, sekelompok kecil pemuda dapat dengan mudah dijalankan dengan membuat batch. Karena tidak ada rapat umum rekrutmen tentara tepat waktu, pemuda yang telah mempersiapkan dua-tiga tahun akan dipaksa untuk pergi ke karir lain. – Dinesh Sodhi, Siswala

Melewati perlombaan dalam rekrutmen sebelumnya, lagi dan lagi ujian rekrutmen tentara didorong ke depan. Sudah lama kita bekerja keras siang malam menunggu pemeriksaan, begitu tanggal pemeriksaan sudah dekat, ada larangan penambahan kasus corona. – Kuldeep, Siswala

Wabah corona berdampak pada semua orang. Proses rekrutmen tentara juga terlibat dalam hal ini. Usia persiapan kaum muda semakin meningkat dan rekrutmen tidak tepat waktu. Pemerintah harus mempertimbangkan ini.

– Kapten Charan Singh Malik, Presiden Negara Bagian, Organisasi Veteran India

Posted By : togel hkg 2021 hari ini