Kejahatan Dengan Gadis 20 Tahun Di Sonipat Of Haryana
Sonipat

Kejahatan Dengan Gadis 20 Tahun Di Sonipat Of Haryana

Kantor Berita Dialog, Rai (Sonipat)

Diterbitkan oleh: ajay kumar
Diperbarui Jum, 14 Jan 2022 20:56 IST

Ringkasan

Di distrik Sonipat Haryana, kasus penghinaan terungkap dengan seorang gadis cacat mental. Ketika keluarga membawa putrinya ke rumah sakit karena sakit perut, terungkap bahwa dia hamil. Bayi baru lahir telah meninggal setelah melahirkan prematur. Polisi telah mendaftarkan kasus yang tidak diketahui.

gambar simbolis
– Foto : Media Sosial

mendengar berita

Seorang gadis cacat mental diperkosa oleh orang tak dikenal di kawasan kantor polisi Kundli. Anggota keluarga dari gadis yang mengalami gangguan mental tidak dapat memperoleh informasi tentang hal ini. Sekarang ketika dia dibawa ke rumah sakit karena sakit perut, diketahui bahwa dia hamil tujuh bulan. Di rumah sakit, dia melahirkan seorang anak prematur, yang meninggal setelah beberapa waktu.

Polisi telah mendaftarkan kasus pemerkosaan atas pengaduan ibu gadis itu. Setelah keluar dari rumah sakit, dengan bantuan ahli, akan dilakukan upaya untuk mencari tahu tentang tersangka dari gadis itu. Wanita yang tinggal di wilayah kantor polisi Kundli mengatakan kepada polisi bahwa dia memiliki seorang putri berusia 20 tahun yang mengalami gangguan mental. Dia pergi keluar rumah untuk berjalan-jalan.

Keluarga mengatakan bahwa perilakunya telah berubah. Dia kesal selama dua hari. Tiba-tiba dia mulai sakit perut. Ketika keluarga membawanya ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa dia hamil tujuh bulan. Seseorang memperkosanya, karena itu dia hamil. Dia tidak bisa memberi tahu anggota keluarga tentang hal ini. Ketika kondisinya memburuk, para dokter harus melakukan persalinan prematur. Putrinya melahirkan seorang bayi yang baru lahir, yang meninggal tak lama kemudian. Setelah itu, informasi diberikan ke Polsek Kundli. Polisi telah mendaftarkan kasus yang tidak diketahui pada pernyataan ibu korban.

Sampel DNA yang diambil, akan dikirim ke laboratorium
Kantor polisi Kundli telah mengambil sampel DNA bayi yang baru lahir. Ini akan dikirim ke laboratorium untuk pengujian. Setelah tersangka ditangkap, itu akan dicocokkan dengan DNA-nya. Sampel DNA akan menjadi bukti paling meyakinkan untuk menghukum terdakwa. Pada saat yang sama, polisi juga telah memutuskan untuk memanggil para ahli untuk berkomunikasi dengan gadis yang mengalami gangguan mental tersebut. Setelah menasihatinya, informasi tentang insiden itu akan dikumpulkan dari gadis itu.

Cakupan

Seorang gadis cacat mental diperkosa oleh orang tak dikenal di kawasan kantor polisi Kundli. Anggota keluarga dari gadis yang mengalami gangguan mental tidak dapat memperoleh informasi tentang hal ini. Sekarang ketika dia dibawa ke rumah sakit karena sakit perut, diketahui bahwa dia hamil tujuh bulan. Di rumah sakit, dia melahirkan seorang anak prematur, yang meninggal setelah beberapa waktu.

Polisi telah mendaftarkan kasus pemerkosaan atas pengaduan ibu gadis itu. Setelah keluar dari rumah sakit, dengan bantuan ahli, akan dilakukan upaya untuk mencari tahu tentang tersangka dari gadis itu. Wanita yang tinggal di wilayah kantor polisi Kundli mengatakan kepada polisi bahwa dia memiliki seorang putri berusia 20 tahun yang mengalami gangguan mental. Dia pergi keluar rumah untuk berjalan-jalan.

Keluarga mengatakan bahwa perilakunya telah berubah. Dia kesal selama dua hari. Tiba-tiba dia mulai sakit perut. Ketika keluarga membawanya ke rumah sakit, dokter mengatakan bahwa dia hamil tujuh bulan. Seseorang memperkosanya, karena itu dia hamil. Dia tidak bisa memberi tahu anggota keluarga tentang hal ini. Ketika kondisinya memburuk, para dokter harus melakukan persalinan prematur. Putrinya melahirkan seorang bayi yang baru lahir, yang meninggal tak lama kemudian. Setelah itu, informasi diberikan ke Polsek Kundli. Polisi telah mendaftarkan kasus yang tidak diketahui pada pernyataan ibu korban.

Sampel DNA yang diambil, akan dikirim ke laboratorium

Kantor polisi Kundli telah mengambil sampel DNA bayi yang baru lahir. Ini akan dikirim ke laboratorium untuk pengujian. Setelah tersangka ditangkap, itu akan dicocokkan dengan DNA-nya. Sampel DNA akan menjadi bukti paling meyakinkan untuk menghukum terdakwa. Pada saat yang sama, polisi juga telah memutuskan untuk memanggil para ahli untuk berkomunikasi dengan gadis yang mengalami gangguan mental tersebut. Setelah menasihatinya, informasi tentang insiden itu akan dikumpulkan dari gadis itu.

Ketika gadis cacat mental itu dibawa ke rumah sakit karena sakit perut, pemerkosaan itu dikonfirmasi. Dari pihak keluarga sudah dipastikan rumah siapa yang biasa didatangi gadis itu. Berdasarkan itu, penyelidikan akan dilakukan. Polisi akan melakukan segala upaya untuk melacak tersangka. Inspektur Ravi Kumar, penanggung jawab stasiun, Kundli.

Posted By : data keluaran hk 2021